Kamis, 28 November 2019

Si Pemalu Idaman Wanita


Suatu hari, di SMAN 3 Bandung siswa siswi digemparkan dengan datangnya seorang siswa baru, pindahan dari SMAN 2 Jakarta yang bernama Aras. Berwajah tampan, berpenampilan rapi,bersih dan keren serta postur badan yang tinggi membuat siswa baru tersebut menjadi idaman para siswi SMAN 3 Bandung.

Saat itu, ketika bel masuk berbunyi siswa siswi pun bergegas masuk ke kelasnya masing-masing. Rian si penjaga pintu kelas XI ia2 yang bertugas memata-matai kedatangan setiap guru, dia melihat dari kejauhan bu Sri wali kelas XI ia2 sekaligus guru bahasa inggris sedang berjalan menuju ke kelasnya, tetapi bu Sri tidak sendiri ada seseorang yang berada di sampingnya yang terlihat asing. 

Rian : "Woi woi bu Sri datang ke kelas kita !" (Teriaknya di dalam kelas sambil berlari menuju ke kursinya.)

Semua siswa dan siswi dikelas pun segera kembali ke tempat duduknya masing masing, tidak lama kemudian bu Sri pun datang bersama seseorang.

Siswa/i : "Selamat pagi bu..." (Dengan semangat.)

Bu Sri : "Selamat pagi semua. Sebelum kita memulai pelajaran hari ini ibu akan memberitahukan kepada kalian bahwa kita 
              kedatangan siswa baru dan dia akan memperkenalkan dirinya di depan kita semuanya. Ayo, silahkan perkenalkan 
              diri mu !" (Bu Sri menyuruh siswa baru tersebut untuk memperkenalkan dirinya.)

Dengan wajah yang pucat, badan yang panas dingin dan suara gemeteran siswa baru tersebut pun memperkenalkan dirinya.

Aras : "Nama saya Muhammad Aras Giffari, biasa dipanggil Aras. Saya berasal dari Jakarta, dan saya pindahan dari 
           SMAN 2 Jakarta. Saya pindah ke Bandung karena ikut orangtua saya yang dipindahkan kerja di sini."

Bu Sri : "Baiklah untuk kalian semua semoga kalian bisa berteman baik dengan Aras ya."

Siswa/i : "Baik bu..."

Bu Sri : Aras, karena hanya ada satu kursi kosong, jadi silahkan kamu duduk di sebelah Via."

Aras : "Baik bu."

Aras pun langsung menuju ke tempat duduknya. Dengan wajah yang tegang dan kepala sedikit menunduk Aras hanya terdiam saat duduk di sebelah Via seorang siswi yang baik, ramah, dan aktif. Tanpa basa basi Via menyapa Aras dan memperkenalkan dirinya kepada Aras.

Via : "Hai Aras, perkenalkan nama ku Via."

Aras hanya mengangguk dan tersenyum setelah itu dia kembali diam. Sampai waktu istirahat pertama tiba, Aras hanya duduk terdiam di dalam kelas dia tidak berani untuk keluar kelas apa lagi ke kantin . Ramai siswi-siswi di depan kelasnya yang menunggunya untuk keluar karena terpesona melihat ketampanan dan kekerenannya.

Aras : "Aduh perutku lapar dan tenggorokan ku kering, ingin rasanya ke kantin tapi aku malu pasti ramai cewe-cewek 
           di kantin." (Sambil memegang perutnya.)

Tidak lama kemudian, Via pun datang dari kantin membawakan Aras makanan dan minuman, awalnya aras menolak tetaapi karena dipaksa Via dan kebutulan dia sangat lapar dan haus Aras pun menerimanya.

Via : "Ini Ras buat kamu, ambil lah !"

Aras : "Tidak, terima kasih Vi."

Via : "Ayo lah ambil saja, aku tau kamu pasti lapar dan haus kan ? Ayo lah ambil saja, tidak usah malu-malu."

Aras : "Baiklah, terima kasih ya Vi." 

Via : "Iya, sama-sama."

Via pun bertanya mengapa Aras tidak mau keluar atau ke kantin, lebih mau nahan lapar dan haus. 

Via : "Aras, mengapa kamu di kelas saja ? Tidak mau ke keluar ataupun ke kantin, lebih mau menahan lapar dan haus. Kamu lupa bawa uang jajan ? atau... Maaf ya sebelumnya, atau kamu tidak ada uang untuk jajan ?"

Aras : "Bukan aku lupa atau tidak punya uang Vi, tetapi aku ini orangnya pemalu apalagi kalau dekat cewek. Dan aku suka tidak percaya diri Vi, jadinya aku lebih baik menahan lapar dan  haus dari pada harus keluar kelas apa lagi ke kantin yang pasti ramai cewek disana."

Via : "Hahaha, segitunya Ras. Berlebihan sekali pemalunya. Tapi, iya sih tadi pas kamu duduk disebelah aku saja kamu terlihat pucat dan tegang terus diam saja, awalnya aku kira kamu orangnya cuek dan sombong ternyata pemalu." (Tertawa dengan keras.)
Aras : "Hehehe."

Jadi, semenjak itulah Aras dan Via menjadi sahabat, Via selalu memberi motivasi Aras agar bisa lebih percaya diri dan mengurangi sifat pemalunya yang berlebihan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

4 Kompetensi Guru Profesional

  4 Kompetensi Guru Profesional   Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh... Hai teman-teman! Kembali lagi di blog saya, kali i...