Minggu, 18 April 2021

Manajeman Sekolah

 

Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh...

            Nama saya Livia, baik dalam isi blog saya kali ini kita akan membahas tentang manajemen sekolah. Mengapa saya membahas tentang manajemen sekolah ? karena tidak lah banyak orang yang mengetahui bahwa sekolah juga ada manajemen nya dan semoga setelah saya menulis blog ini teman-teman bisa lebih mengetahui dan memahami apa sih manajemen sekolah itu.

         Baiklah, dari beberapa sumber yang saya baca tentang manajemen sekolah, untuk bisa memahami apa itu manajemen sekolah kita harus mengetahui pengertian dari manajemen terlebih dahulu. Mungkin kata “manajemen” itu sangat sering kita dengar tanpa kita ketahui apa sih arti dari manajemen yang sebenarnya ?

*      Pengertian Manajemen Sekolah

            Nah, manajemen itu terdiri dari dua arti yaitu manajemen dalam arti luas dan manajemen dalam arti sempit. Manajemen dalam arti luas adalah perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan secara efektif dan efesien. Jadi, manajemen yang sering kita dengar itu tidak hanya untuk lingkungan pemasaran atau keuangan tetapi untuk seluruh lingkungan organisasi apapun itu termasuk sekolah yang memiliki suatu tujuan yang ingin dicapai. Sedangkan dalam arti sempit, sebagai contohnya adalah manajemen sekolah / madrasah yang meliputi perencanaan program sekolah / madrasah, pelaksanaan program sekolah/ madrasah, kepemimpinan kepala sekolah/ madrasah, pengawas/ evaluasi, dan sistem informasi sekolah/ madrasah. 

            Setelah kita mengetahui pengertian dari manajemen itu sendiri, selanjutnya kita membahas sekolah. Sekolah merupakan sebagai lembaga pendidikan formal yang harus mampu mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki oleh peserta didik. Potensi tersebut ialah aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik.

            Jadi, Manajemen sekolah adalah proses mengelola sekolah melalui perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan sekolah agar mencapai tujuan pendidikan yang telah ditetapkan. Dan kepala sekolah sebagai manejer sekolah yang menempati posisi yang telah ditentukan didalam organisasi sekolah. Salah satu prioritas kepala sekolah dalam manajemen sekolah ialah manajemen pembelajaran.

 

*      Tujuan Manajemen Sekolah

            Lanjut ke tujuan dari manajemen sekolah, apa sih tujuan dari adanya manajemen sekolah itu ? Jadi, tujuan dari manajemen sekolah menurut Sagala (2007) adalah mewujudkan tata kerja yang lebih baik dalam empat hal, yaitu :

1. Meningkatnya efesiensi penggunaan sumber daya dan penugasan staf.

2. Meningkatkan profesionalisme guru dan tenaga pendidik di sekolah.

3. munculnya gagasan-gagasan baru dalam implementasi kurikulum, penggunaan teknologi pembelajaran, dan pemanfaatan sumber-sumber belajar.

4. Meningkatnya mutu partisipasi masyarakat dan stakeholder.

            Intinya, tujuan utama dari penerapan manajemen sekolah adalah untuk penyeimbangan struktur kewenangan antara sekolah, pemerintah daerah pelaksanaan proses dan pusat sehingga manajemen menjadi lebih efesien. kewenangan terhadap pembelajaran diserahkan kepada unit yang paling dekat dengan pelaksanaan proses pembelajaran itu sendiri yaitu sekolah.

            Terus, untuk memberdayakan sekolah agar dapat melayani masysrakat secara maksismal sesuai dengan keinginan masyarakat, tujuan penerapan manajemen sekolah adalah untuk memandirikan atau memberdayakan sekolah malalui kewenangan kepala sekolah dan mendorong sekolah untuk melakukan pengambilan keputusan secara pertisipatif. Dan lebih rincinya manajemen sekolah bertujuan untuk :

1.      Meningkatkan mutu pendidikan melalui kemandirian dan inisiatif sekolah dalam mengelola dan memberdayakan sumber daya yang tersedia.

2.      Meningkatkan kepedulian warga sekolah dan masyarakat dalam menyelenggarakan pendidikan melalui pengambilan keputusan bersama.

3.      Meningkatkan tanggung jawab sekolah kepada orang tua , masyarakat, dan pemerintah tentang mutu sekolahnya.

4.      Meningkatkan kompetisi yang sehat antar sekolah tentang mutu pendidikan yang akan dicapai.

 

*      Fungsi Manajemen Sekolah

            Selain memiliki tujuan, manajemen sekolah juga memiliki fungsi. Secara umum fungsi manajemen yang orang ketahui ada empat yaitu fungsi perencanaan (planning), fungsi pengorganisasian (organizing), fungsi pengarahan (directing), dan fungsi pengendalian (controlling). Untuk fungsi pengorganisasian terdapat juga fungsi staffing (pembentukan staf). Dan dalam proses manajeman terlibat fungsi-fungsi pokok yang ditampilkan oleh seorang pemimpin, menurut Yamin dan Maisah (2009 : 2), yaitu “ perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), kepemimpinan (leading), dan pengawasan (controling).

            Jadi, fungsi manajemen sekolah yaitu menurut Percy E. Burrup fungsi-fungsi manajemen pendidikan di sekolah adalah :

1.      Merencanakan cara dan langkah-langkah mewujudkan tujuan program sekolah.

2.      Mengalokasikan baik sumber daya maupun kegiatan mengajar sehingga masing-masing tahu tugas dan tanggung jawab.

3.      Memotivasi dan menstimulus kegiatan staf pengajar sehingga mereka dapat melaksanakan tugasnya dengan sebaik-baiknya.

4.      Mengkoordinir kegiatan anggota staf pengajar dan setiap satuan tugas di sekolah sehingga tenaga dapat digunakan seefektif mungkin.

5.      Menilai efektivitas prgram dan pelaksanaan tugas pengajaran dan tujuan-tujuan sekolah yang ditentukan sudah tercapai apa belum. Dan menilai pertumbuhan kemampuan mengajarkan tiap guru.

*      Manajemen Sekolah

 

                Sebagai lembaga pendidikan formal, sekolah yang lahir dan berkembang secara efektif dan efisien dari dan oleh serta untuk masyarakat, merupakan perangkat yang berkewajiban memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam mendidik warga negara. Sekolah dikelola secara formal, hierarkis dan kronologis yang berhaluan pada falsafah dan tujuan pendidikan nasional. Sebagaimana disepakati oleh para praktisi pendidikan bahwa pendidikan bisa berjalan karena dibangun oleh beberapa komponen dasar seperti: guru, siswa, kurikulum, bangunan, fisik, media pembelajaran dan sebagainya. 

            Sebuah lembaga pendidikan yang dijalankan secara profesional tentunya memiliki sumber daya manusia yang memadai. Sumber daya tersebut berupa kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan. Dalam menentukan arah serta kebijakan sekolah tentunya fungsi kepala sekolah menjadi sangat urgen. Berhasil tidaknya sekolah dalam mencapai tujuannya tergantung visi kepala sekolah, karena kendali pengelolaan sekolah berada di tangannya. Kepala sekolah adalah the leader di sekolahnya. Memimpin terkait dengan menggerakkan dan mengarahkan kegiatan orang, sedangkan “memanage” terkait dengan kegiatan mengatur orang. Mengatur bisa dimaknai secara luas, misalnya menempatkan, memberi tugas, membagi-bagi, mencarikan jalan keluar, memperlancar dan mengubah-ubah tugas yang diberikan.

            Di sekolah, mengapa diperlukan adanya manajemen yang efektif ? Agar pekerjaan dapat berjalan lancar. Mengingat beratnya proses pengelolaan pendidikan di sekolah, maka kepala sekolah sebagai pemimpin harus memahami seni memimpin. kepemimpinan berhubungan dengan kemampuan menentukan arah dan memastikan bahwa kendaraan berada dalam jalan yang sesuai dengan peta yang ditetapkan. Manajer bekerja sesuai dengan sistem, sedangkan kepemimpinan memperbaiki sistem serta membuat arah, tujuan, dan segala hal yang berkaitan dengan esensi dan substansi. Manajer berbicara tentang apa yang harus dikerjakan, kepemimpinan berbicara tentang mengapa dan apa akibatnya bila hal tersebut harus dikerjakan.”

            Kepemimpinan pendidikan adalah suatu kemampuan dan proses mempengaruhi, membimbing, mengkoordinir, dan menggerakkan orang lain yang ada hubungannya dengan pengembangan ilmu pendidikan dan pelaksanaan pendidikan dan pengajaran, agar kegiatan-kegiatan yang dijalankan dapat lebih efisien dan efektif di dalam pencapaian tujuan-tujuan pendidikan dan pengajaran.

            Dalam pelaksanaan manajemen diperlukan adanya teknik. Teknik-teknik manajemen kepemimpinan pendidikan di sekolah, yaitu:

1.      Teknik manajemen konvensional

Teknik manajemen konvensional banyak menekankan pada aspek mekanisasi dan dekat dengan hubungan kemanusiaan.

2.      Management by personality

Teknik ini dilaksanakan dengan diwarnai oleh pengakuan akan kewibawaan seseorang mengelola organisasi.

3.      Management by reward

Teknik ini memunculkan dorongan kerja dengan motivasi ekstrinsik. Orang dianggap mau bekerja apabila diberi hadiah-hadiah atau pujian.

4.      Teknik manajemen modern

Pada zaman sekarang, falsafah dasar demokrasi sudah berkembang dan kemudian muncul upaya baru dalam memanajemen proses pendidikan.

5.      Management by delegation

Teknik ini dilaksanakan dengan memberikan kepercayaan dan pengakuan atas prestasi dan kemampuan anggota.

6.      Management by system

Teknik ini dilaksanakan dengan melihat komponen-komponen yang ada dalam organisasi pendidikan sebagai kesatuan yang utuh. Misalnya, sekolah.

 

*      Kepemimpinan Sekolah

            Kepemimpinan adalah kemampuan untuk mempengaruhi kegiatan seseorang untuk mencapai tujuan dalam situasi tertentu secara efektif dan efisien. Sekilas antara pemimpin dan kepemimpinan mengandung pengertian yang sama, padahal berbeda. Pemimpin adalah orang yang tugasnya memimpin, sedang kepemimpinan adalah bakat atau sifat yang harus dimiliki seorang pemimpin. Sedangkan kepemimpinan adalah kekuasaan untuk mempengaruhi seseorang, baik dalam mengerjakan sesuatu atau tidak mengerjakan sesuatu, bawahan dipimpin dari bukan dengan jalan menyuruh atau mendorong dari belakang. Kepemimpinan membutuhkan penggunaan kemampuan secara aktif untuk mempengaruhi pihak lain dan dalam wujudkan tujuan organisasi yang telah ditetapkan lebih dahulu. Seseorang pemimpin selalu melayani bawahannya lebih baik dari bawahannya tersebut melayani dia. Pemimpin memadukan kebutuhan dari bawahannya dengan kebutuhan organisasi dan kebutuhan masyarakat secara keseluruhannya.

            Pemimpin pendidikan ada bermacam-macam jenis dan tingkatannya, kepala sekolah merupakan pemimpin pendidikan yang sangat penting karena kepala sekolah berhubungan langsung dengan pelaksanaan program pendidikan di sekolah. Ketercapaian tujuan pendidikan sangat bergantung pada kecakapan dan kebijaksanaan kepala sekolah sebagai salah satu pemimpin pendidikan. Hal ini karena kepala sekolah merupakan seorang pejabat yang profesional dalam organisasi sekolah yang bertugas mengatur semua sumber organisasi dan bekerja sama dengan guru-guru dalam mendidik siswa untuk mencapai tujuan pendidikan.

 

            Kegiatan lembaga pendidikan sekolah di samping diatur oleh pemerintah, sesungguhnya sebagian besar ditentukan oleh aktivitas kepala sekolahnya. Menurut Pidarta (1990), kepala sekolah merupakan kunci kesuksesan sekolah dalam mengadakan perubahan. Sehingga kegiatan meningkatkan dan memperbaiki program dan proses pembelajaran di sekolah sebagian besar terletak pada diri kepala sekolah itu sendiri. Pidarta (1997) menyatakan bahwa kepala sekolah memiliki peran dan tanggung jawab sebagai manajer pendidikan, pemimpin pendidikan, supervisor pendidikan dan administrator pendidikan.

 

*      Rencana Pengembangan Sekolah

            Rencana Pengembangan Sekolah (RPS) merupakan salah satu wujud dari salah satu fungsi manajemen sekolah yang amat penting, yang harus dimiliki sekolah untuk dijadikan sebagai panduan dalam menyelenggarakan pendidikan di sekolah, baik untuk jangka panjang (20 tahun), menengah (5 tahun) maupun pendek (satu tahun). Rencana Pengembangan Sekolah (RPS) memiliki fungsi amat penting yaitu memberi arah dan bimbingan bagi para pelaku sekolah dalam rangka pencapaian tujuan sekolah yang lebih baik (peningkatan, pengembangan) dengan resiko yang kecil dan untuk mengurangi ketidakpastian masa depan.

            Standar Nasional Pendidikan (standar kelulusan, kurikulum, proses, pendidikan dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pembiayaan, pengelolaan, dan penilaian pendidikan) merupakan substansi penting dalam sistem pengelolaan sekolah yang harus direncanakan sebaik-baiknya dan diakomodir dalam penyusunan rencana pengembangan sekolah.

1.      Arti perencanaan pengembangan sekolah

            Perencanaan pengembangan sekolah adalah suatu proses untuk menentukan tindakan masa depan sekolah yang tepat, melalui urutan pilihan, dengan memperhitungkan sumber daya yang tersedia. Perencanaan pengembangan sekolah adalah dokumen tentang gambaran kegiatan sekolah di masa depan dalam rangka untuk mencapai perubahan/tujuan sekolah yang telah ditetapkan.

2.      Pentingnya rencana pengembangan sekolah

            Rencana pengembangan sekolah penting dimiliki untuk memberi arah dan bimbingan para pelaku sekolah dalam rangka menuju perubahan atau tujuan sekolah yang lebih baik (peningkatan, pengembangan) dengan resiko yang kecil dan untuk mengurangi ketidakpastian masa depan.

3.      Tujuan rencana pengembangan sekolah

            Perencanaan pengembangan sekolah disusun dengan tujuan untuk: (1) menjamin agar perubahan/tujuan sekolah yang telah ditetapkan dapat dicapai dengan tingkat kepastian yang tinggi dan resiko yang kecil; (2) mendukung koordinasi antar pelaku sekolah; (3) menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi baik antar pelaku sekolah, antar sekolah dan dinas pendidikan kabupaten/kota, dan antar waktu.

4.      Sistem perencanaan sekolah

            Sistem perencanaan sekolah adalah satu kesatuan tata cara perencanaan sekolah untuk menghasilkan rencana-rencana pengembangan sekolah dalam jangka panjang, jangka menengah, dan tahunan yang dilaksanakan oleh unsur penyelenggara sekolah dan masyarakat (diwakili oleh komite sekolah).

5.      Tahap-tahap penyusunan rencana pengembangan sekolah

 

a)      Melakukan analisis lingkungan strategis sekolah;

b)      Melakukan analisis situasi untuk mengetahui status situasi pendidikan sekolah saat ini (IPS);

c)      Memformulasikan pendidikan yang diharapkan di masa mendatang;

d)     Mencari kesenjangan antara butir 2 dan 3;

e)      Menyusun rencana strategis;

f)       Menyusun rencana tahunan;

g)      Melaksanakan rencana tahunan; dan

h)      Memonitor dan mengevaluasi.

            Jadi hanya ini lah sedikit pemahaman saya dari sumber yang saya baca dan saya bagikan kepada teman-teman semoga bisa dimengerti, dipahami dan bermanfaat untuk kalian. Terima kasih, Wassalamu’alaikum warahmatullah wabarakatuh...

 

Sumber :

https://core.ac.uk/download/pdf/322573556.pdf

https://media.neliti.com/media/publications/93694-ID-manajemen-sekolah-dalam-meningkatkan-mut.pdf

https://doc.lalacomputer.com/makalah-manajemen-sekolah/


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

4 Kompetensi Guru Profesional

  4 Kompetensi Guru Profesional   Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh... Hai teman-teman! Kembali lagi di blog saya, kali i...